Categories
Rumah

Kriteria Ideal untuk rumah Mungil

Agar furnitur tanam dapat menjalankan fungsinya dengan baik di rumah mungil, perhatikan kriteria berikut sebelum merancangnya.

1. Fungsional Utamakan fungsi furnitur tanam di atas nilai estetikanya. Tentukan dulu fungsi furnitur tanam sebelum merancangnya, sehingga desain dan kekuatannya bisa disesuaikan kebutuhan.

2. Efektif Manfaatkan ruang kosong yang jarang digunakan, misalnya membuat lemari setinggi plafon, sehingga fungsi penyimpanannya maksimal. Selain itu, buatlah furnitur yang ukurannya ramping, namun tetap dapat berfungsi dengan baik.

3. Produsen Tepat Agar tak menyesal belakangan, pilih model, bahan dasar, fnishing, dan warna yang cocok dengan desain ruangan. Bandingkan penawaran dari beberapa produsen untuk mendapatkan harga dan kualitas terbaik.

Kelebihan • Mengikuti bentuk ruangan, sekalipun tidak presisi. •               Tidak ada area terbuang karena bisa dibuat sesuai kebutuhan ruang. • Desain dan material bisa sesuai selera dan bujet. • Tampilan ruangan bisa lebih rapi dan bersih.

Kekurangan • Tidak bisa dipindah-pindah. • Harga tergantung produsen. • Butuh waktu pembuatan. • Hasil bisa meleset dari harapan

Categories
Rumah

Furnitur Tanam Tampil Pas Dan Ringkas

bentuknya yang praktis dan ukurannya yang presisi dengan ruangan, membuat furnitur tanam cocok diaplikasikan di rumah mungil. Jika Anda mengidamkan interior rumah yang rapi dan bersih, furnitur tanam (built-in) bisa menjadi solusi terbaik. Menurut arsitek Erwin Hawawinata dari Hawawinata & Associates, furnitur tanam didefnisikan sebagai furnitur yang dibuat menyatu dengan rumah, biasanya dipasang dengan sistem bongkar pasang (knock down).

Baca juga : Distributor Genset 500 kva di Tangerang

Furnitur tanam menempel pada bangunan, baik pada dinding, lantai, maupun plafon, sehingga terasa lebih ringkas dan hemat tempat. Selain itu, bentuknya bisa disesuaikan dengan bentuk ruangan karena ukurannya lebih spesifik dan pas. Di rumah mungil, furnitur tanam bisa diletakkan di area dengan aktivitas padat untuk menunjang fungsi sebagai penyimpanan.

Untuk ukuran furnitur yang besar dan minim mobilisasi, kita bisa menggunakan sistem tanam agar lebih kompak dan kokoh. Beberapa jenis furnitur rumah yang cocok menggunakan sistem tanam adalah rak televisi, lemari buku, kitchen set, dan lemari pakaian. Namun tak menutup kemungkinan, sistem tanam ini diaplikasikan juga pada seperti meja kerja ataupun ranjang, asalkan tak perlu dipindah-pindah dalam keseharian.

“Furnitur tanam juga biasanya memanfaatkan ruang-ruang mati,” Erwin melengkapi. Bentuknya yang ?eksibel dan bisa mengikuti ukuran ruangan, membuat furnitur tanam dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan pada area yang sulit diisi furnitur, misalnya lorong, dinding bagian atas, atau sudut yang jarang digunakan untuk beraktivitas.

Sediakan ruang untuk Perbaikan

Furnitur tanam bisa ditambahkan lampu. Untuk memudahkan perbaikannya, buatlah instalasi roda untuk menggeser furnitur. Saat dibutuhkan, furnitur bisa digeser menjauhi dinding agar perbaikan bisa dilakukan jika ada lampu atau salah satu bagian yang rusak.

Furnitur Modular, Bisa Ditambah-tambah

Furnitur modular bisa ditambah sesuai kebutuhan, sehingga sangat ?eksibel dalam menjalankan fungsinya di rumah mungil. Furnitur modular biasanya berbentuk modul yang bisa berdiri sendiri sebagai furnitur, tapi juga bisa disambung dengan modul lainnya saat dibutuhkan. Jenis ini bisa ditempel ke tembok, atau diletakkan di lantai sebagai furnitur lepasan. Furnitur modular tersedia di pasaran dalam berbagai bentuk, seperti ambalan, rak buku, lemari kecil, hingga kursi.

Categories
Rumah

Tips Jeli Sebelum Membeli

Di bawah ini adalah beberapa tip sebelum membeli furnitur lepasan.

• Perhitungkan bentuk ruang agar nantinya tidak terlihat janggal. Contohnya, sofa yang menjorok ke luar dari batas ruang sehingga mengganggu pintu untuk sirkulasi orang.

• Furnitur lepasan ukuran besar, sistem knock down, bisa jadi solusi karena dirakit ketika sampai di ruangan.

• Furnitur lepasan beroda bisa menjadi solusi keterbatasan ruang karena bisa digeser ke tempat lain ketika tidak digunakan.

• Untuk menambah estetika ruang, tentukan salah satu furnitur untuk berperan sebagai focal point, sedangkan furnitur lainnya sebagai penyeimbang.

Meja beroda ini termasuk furnitur lepasan yang multifungsi, sebagai meja penyajian sekaligus ruang penyimpanan. Karena beroda, mobilitasnya bisa memenuhi kebutuhan di berbagai ruang, yaitu ruang tamu, ruang makan, ruang keluarga, dan dapur.

Categories
Rumah

Furnitur Lepasan Praktis Dan Langsung Pakai

Praktis dan mudah dipindah-pindahkan sesuai kebutuhan. Itulah alasan memilih furnitur lepasan untuk sebuah rumah mungil. Furnitur yang tidak terikat pada elemen pembentuk ruang yaitu lantai, dinding, dan plafon sehingga bisa dipindah-pindah untuk memenuhi fungsi yang ingin dicapai. Demikian pendapat Iqra Firdausi, yang akrab dipanggil Daus, desainer interior Soseki Design Studio, tentang funitur lepasan atau loose furniture.

Baca juga : Distributor genset 350 Kva di Semarang

Furnitur jenis ini memang praktis untuk digunakan pada rumah mungil. Beragam desain furnitur tersedia di toko furnitur dan Anda bisa mencoba kenyamanannya. Namun, Ina Rachmawati, Desainer interior Ina House mengingatkan, jangan lupa memperhatikan kesesuaian material, bentuk, ukuran, dan warna. “Antara satu furnitur dengan yang lain jangan saling bentrok. Juga, karena belinya ngacak, kita harus cermat memadukannya agar terhindar dari kesan seperti tambal sulam,” kata Ina.

Juga jangan memilih furnitur lepasan hanya berdasarkan ukurannya yang lebih kecil agar muat di ruang mungil. “Jika ukurannya dikecilkan, akan mengurangi kenyamanan ketika digunakan,” ujar Daus. Sedangkan menurut Erwin Hawawinata, arsitek dari Hawawinata & Associates , ukuran kadang harus disesuaikan sejauh tidak ada masalah dengan fungsi dan pemakainya. Jadi, siapa yang akan memakai tetap menjadi pertimbangan faktor terpenting.

Kriteria Ideal untuk Rumah Mungil

Ruang mungil akan terkesan luas karena desain furnitur lepasan yang dipilih terkesan ringan. Perhatikan 3 kriteria berikut ini. ramping Furnitur yang ramping akan menghadirkan kesan luas. Pilihlah meja dan kursi yang berkaki ramping namun kuat sehingga seperti terangkat dan terkesan ringan. Minim Detail Utamakan fungsinya dan pilihlah furnitur lepasan yang minim detail atau yang tidak banyak lekukan dan prof l pada desainnya.

Warna Pilihlah furnitur berwarna senada dengan warna dinding sehingga menciptakan ilusi bahwa keberadaannya seolah tersamar. Warna kontras dapat ditambahkan sebagai aksen ruang. Sofa berwarna berani untuk kesan kontras pada ruang. walau sandarannya tinggi dan tebal namun tetap terlihat ringan karena berkaki dengan material metal mengilap.

Material Ringan

Kesan luas pada ruang mungil juga bisa dibangun berkat pemilihan material yang terkesan ringan. Tampaknya sepele, tetapi lihatlah perbandingannya jika telah diaplikasikan. Kaca yang Transparan Furnitur berbahan kaca atau akrilik yang transparan memungkinkan pandangan kita tak terhalang ke dinding dan lantai sehingga secara visual, ruang terasa lebih lega. Metal yang Mengilap Kilap pada metal juga memiliki efek ringan, contohnya, kursi kawat jaring berbahan metal terlihat sportif dan meluaskan ruang. Furnitur berkaki metal juga terkesan lebih ringan.

Categories
Rumah

Jenis Furnitur yang Cocok

Lalu, furnitur seperti apa yang cocok untuk rumah mungil? Menurut Nicolaus Aji, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi.

1. Bentuk yang baik dan layak untuk perumahan sederhana.

2. Multifungsi (memiliki banyak fungsi).

3. Awet (tingkat ketahanan yang cukup lama, tidak mudah rusak).

4. Murah dan sesuai kebutuhan.

5. Praktis (mudah perawatan, mudah dibersihkan). 6. Fleksibel (mudah dilipat, digeser, dipindah tempat, mudah beradaptasi, mudah dipasang, misal: furnitur knockdown).

7. Scalable (sesuai untuk ruang yang tidak terlalu besar).

8. Pertimbangan-pertimbangan lain, seperti model, jenis material, harga, kebutuhan, keindahan, dan kekuatan.

Beli jadi atau pesan?

Ada 2 cara untuk mendapatkan furnitur pada rumah mungil, yaitu beli jadi dan pesan. Seperti apa kelebihan dan kekurangan masing-masing cara? Ini penjelasannya.

Beli Jadi

Kelebihan : Harga bisa lebih murah. Lebih cepat mendapatkannya.

Kekurangan : Seringkali ukuran dan bentuknya tidak pas dengan ukuran ruangan. Desainnya tidak bisa diubah.

Memesan (Custom)

Kelebihan : Jenis bahan bisa dipilih. Ukuran dan bentuk furnitur bisa menyesuaikan dengan ukuran dan bentuk ruang. Desainnya bisa disesuaikan dengan selera penghuni dan nuansa ruangan.

Kekurangan : Butuh waktu lebih lama untuk mendapatkannya. Finishing sering tidak sesuai dengan yang diharapkan. Harga lebih mahal dibanding membeli eceran.

Categories
Rumah

Furnitur Rumah Mungil Pilih Yang Pas, Tata Yang Tepat

Furnitur adalah salah satu unsur dalam interior rumah yang memegang peranan utama dalam memberi ”ilusi” lega atau sempit. Karena itu, Anda harus memilih dan menata furnitur dengan bijak. Hunian berukuran mungil tampaknya kini mulai menjamur di kota-kota besar seluruh dunia. Ini disebabkan harga rumah di wilayah tersebut cukup mahal, sehingga banyak orang yang hanya mampu membeli rumah berukuran mungil.

Baca juga : Distributor Genset 500 kva di Makassar

Meski tinggal dalam hunian mungil, bukan berarti Anda sulit memperoleh kenyamanan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengubah tampilan ruangan berukuran mungil menjadi lebih baik dan nyaman dihuni. Yang utama adalah tepat dalam memilih dan menata furnitur.

Yang Perlu Dipertimbangkan

Mengapa memilih furnitur untuk rumah mungil itu penting? Ini disebabkan furnitur memberi kontribusi besar terhadap ”ilusi” lega atau sempit sebuah ruangan, terlebih pada ruangan mungil. Karenanya, sebelum membeli ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Raden Mas Nicolaus Aji, desainer interior yang tinggal di Bandung, mengatakan ada 5 faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih furnitur untuk rumah tinggal.

1. Dimensi atau besaran ruang. Sebaiknya sesuaikan ukuran furnitur dengan besaran ruangan.

2. Jumlah penghuni rumah. Makin banyak jumlah anggota keluarga, makin banyak juga furnitur harus dibutuhkan.

3. Fungsi ruang. Setiap ruangan dalam rumah membutuhkan jenis furnitur berbeda. Di ruang tidur misalnya, yang dibutuhkan biasanya tempat tidur dan lemari. Ruang keluarga tentu membutuhkan furnitur yang berbeda dengan ruang tidur.

4. Kebiasaan pengguna ruangan. Kebiasaan setiap individu berbeda, maka kebutuhannya pun akan berbeda. Setiap individu cenderung memiliki selera estetis yang berbeda.

5. Bujet atau biaya. Saat ini tersedia berbagai macam model furnitur dengan harga bervariasi. Anda bisa memilih sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Empat Jenis

Dari semua jenis furnitur yang ada di pasaran, ada 4 jenis furnitur yang sesuai dengan rumah berukuran terbatas. Keempat furnitur tersebut adalah furnitur lepasan (loose furniture), furnitur lipat, furnitur multifungsi, dan furnitur built-in. Masing-masing furnitur tersebut memiliki kriteria tersendiri, sehingga bisa pas mengisi ruang mungil Anda. Selain furnitur yang tepat, penempatan furnitur di dalam ruang juga harus diperhatikan. Jika penempatannya asal-asalan, furnitur yang sudah dipilih dengan baik ini tak akan optimal mengisi ruang. Malah, dapat membuat ruang terasa sesak. Karena itu, di rubrik Sudut kali ini kami akan membahas cara memilih furnitur yang tepat, sekaligus menatanya dengan benar.

Categories
Rumah

Lebih Personal di Area Mezanin

Siapa bilang lahan sempit tidak bisa menghasilkan banyak ruang? Dengan beberapa trik arsitektur, sisa-sisa lahan bisa dimanfaatkan dengan lebih maksimal. Memiliki rumah dengan plafon tinggi terkadang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh para penghuni rumah. Memang plafon tinggi akan memberi manfaat tersendiri, misalnya membuat ruang terasa sejuk.

Bila lahan Anda sempit, hal ini bisa menjadi inspirasi untuk membangun satu ruang tambahan di sana, misalnya dengan membuat lantai mezanin. Pemilik rumah dapat menjadikan area mezanin ini sebagai ruang menyalurkan hobi, seperti yang dilakukan Franky Foe di rumahnya yang terletak di bilangan Bojongkoneng, Bandung ini.

Railing Sekaligus Rak Penyimpanan, Pada umumnya railing terbuat dari besi atau beton, namun railing ini didominasi material kayu pinus. Railing ini tidak hanya berfungsi sebagai pengaman tapi juga sebagai area penyimpanan, karena terdapat rak-rak tersembunyi di sana.

Besi Penopang Plafon, Rangka besi terlihat kokoh berjejer di atas plafon. Besi ini pun dipilih karena memberi kesan ringan dan ?eksibel dalam hal pengerjaannya. Kehadiran besi ini selain sebagai penopang, juga memberikan nilai estetika tersendiri sehingga plafon tidak sekadar putih dan monoton.

Lantai Kayu , Material lantai kayu dipilih karena bahannya yang ringan dan memberikan kesan alami. Lantai ini juga akan memberikan kesan hangat dan nyaman.

Minim Furnitur, Area ini digunakan pemiliknya untuk menyalurkan hobi dan area ngobrol santai, sehingga tidak perlu banyak furnitur seperti sofa atau kursi. Cukup lesehan dan kesan lapang pun akan lebih terasa.

Tips

Saat membuat mezanin, hal yang perlu diperhatikan adalah jarak antara lantai mezanin dengan plafon. Jarak ini biasanya tergantung pada suhu rata-rata di lokasi. Bila suhu tinggi (kawasan dengan udara panas), maka jarak plafon bisa dibuat lebih tinggi. Namun, jarak minimal lantai dengan plafon adalah 2m.

Selain itu juga untuk menjaga kenyamanan didalam rumah tentu perlu adanya sebuah genset. Harga genset yang murah untuk rumah tangga bisa didapatkan melalui Distributor Genset 500 Kva di Balikpapan. Yang selalu memberikan potongan harga serta garansi resmi untuk setiap pembelian unit baru.

Categories
Rumah

Indah Berhias Koral Putih

Batu koral adalah salah satu elemen penghias taman yang ekonomis dan bisa digunakan pada bermacam-macam desain taman. Memiliki taman yang cantik di rumah, bisa menjadi sarana relaksasi dan meditasi keluarga saat senggang. Menenangkan pikiran sambil merasakan wangi dedaunan dan semilir angin di taman adalah kegiatan akhir pekan yang menyegarkan tubuh.

Baca juga : Jual Genset Surabaya untuk Penerangan di taman Rumah

Oleh karenanya, memiliki taman yang cantik dan rapi adalah hal yang wajib dalam mewujudkan rumah idaman. Taman ini tak hanya harus enak dilihat, tapi juga nyaman dirasakan dan memiliki fungsi positif. Batu koral, sebagai salah satu elemen pelengkap taman, dapat menjadi nilai tambah di taman. Kelebihannya adalah ekonomis dan bisa disesuaikan dengan beragam desain taman. Batu koral bisa diletakkan di taman kering maupun basah.

Jenis batu alam yang didapat dari pesisir pantai ini akan terlihat kontras dengan warna lainnya di taman, seperti hijaunya rumput, merahnya tanaman hias, atau cokelatnya tanah. Kesan kontras ini bisa dimanfaatkan sebagai pembatas atau penanda jalan setapak, yang memisahkan area basah dan area kering. Untuk membantu Anda mempercantik taman di rumah, berikut ini kami sajikan 2 ide memanfaatkan koral putih sesuai fungsinya.

Pengisi Jalan Setapak

Di taman ini, koral putih disebar di sekeliling batu tapak yang terbuat dari semen. Koral ini menghadirkan unsur alami di sekitar jalan setapak, sekaligus kesan kontras yang bersih di sekeliling hamparan rerumputan. Jalan setapak menjadi penanda yang jelas saat penghuni berjalan mengelilingi taman.

Penanda Basah dan Kering

Batu koral putih juga bisa dihamparkan di atas tanah dengan bentuk tertentu sesuai keinginan, seperti bentuk gelombang di taman kecil ini. Di sini, koral digunakan untuk membatasi area tanam dengan area kering. Taman pun terlihat lebih rapi dan teratur.

Membersihkan Koral Putih Jika koral putih di taman kotor karena tanah, semprotkan dengan selang air hingga bersih. Tapi jika noda masih membandel dan merusak penampilan taman, cucilah dengan cara merendamnya dalam air yang telah dicampur detergen minimal 1 jam, kemudian sikat dan bilas dengan air bersih.

Categories
Rumah

Membangun Rumah Asimestris Tak Lupa dengan Genset Bali

Membangun Rumah Asimestris Tak Lupa dengan Genset Bali – Ruang yang bentuk dan ukurannya proposional lebih mudah diolah. Biasanya, penataan dilakukan dengan menerapkan keseimbangan pada sisi kanan dan kiri ruang, sehingga terlihat simetris dan rapi. Namun bagi sebagian orang, penataan simetris dianggap membosankan. Sehingga, tanpa adanya permasalahan pada bentuk, sebuah ruang kadang sengaja diolah tidak sejajar atau asimetris agar terlihat berbeda.

Menurut Iqra Firdausi, desainer interior dari Soseki Design and Build, penataan seperti ini adalah sebuah kreativitas. Desain asimetris justru menawarkan sesuatu yang menarik agar ruang terkesan fun, kasual, dan lebih hidup. Sedangkan menurut desainer interior Septian Sukiwan, penataan yang asimetris justru akan membuat ruang terlihat dinamis. Berpatokan pada Keseimbangan Menurut Firdausi atau biasa dipanggil Daus, walau diolah secara asimetris, kunci penataan ruang tetap pada keseimbangan. “Karena, jika tanpa keseimbangan maka desain asimetris akan seperti ‘kapal pecah’”, kata Daus menegaskan.

Caranya, ciptakan keseimbangan dengan membagi ruang tersebut secara imajiner ke dalam dua bagian yang berbeda. Dengan cara demikian, kesan asimetris akan lebih mudah diolah. Desain asimetris akan menimbulkan kesan ketidakseimbangan pada sisi kanan dan kirinya. Contohnya, pada desain simetris, tempat tidur diletakkan di tengah ruang diapit oleh dua buah nakas pada kanan dan kirinya sehingga terlihat seimbang. Sedangkan pada desain yang asimetris, tempat tidur bisa diletakkan di pinggir, menempel pada dinding, seperti contoh desain ruang tidur ini.

Pada ruang tidur berukuran 4m x 5m ini, karena tempat tidurnya menempel pada dinding ruang sebelah kanan, maka di sisi kiri terbentuk dinding luas yang dapat diolah secara maksimal untuk furniturnya. Permainan Komposisi Septian menambahkan bahwa material, tekstur, dan warna juga berperan penting. Ketiga elemen ini bisa dimainkan komposisinya agar tercipta kesan asimetris yang dinamis. Contohnya pada tempat tidur multifungsi warna putih berlatar belakang dinding merah ini. Pada headboardnya dibuat beberapa rongga dengan posisi yang tidak saling sejajar. Demikian juga pada lemari pakaian. Pada ketiga penutupnya sengaja dibuat garis-garis yang tidak sejajar sehingga terciptalah garis gerak yang dinamis ketika pintu dibuka atau ditutup.

Categories
Rumah

Pastikan Tersedia Genset Jakarta Ketika Membangun Interior Rumah 2

Agar semakin menghidupkan suasana ruangan, permainan warna dan tekstur bisa dilakukan. Keserasian warna furnitur dengan dekorasi interior bisa dengan mudah dihadirkan karena MBtech memiliki beragam varian dan warna yang sangat menawan dan mudah dikombinasikan. Ada MBtech New Superior yang memiliki tekstur kulit halus yang elegan dengan warna yang natural dan sporty. MBtech Camaro & MBtech Camaro Fiesta dengan tekstur kulit kasar yang mempesona disertai pilihan warna menawan pada Camaro dan cerah untuk Camaro Fiesta.

Kemudian, MBtech Picasso dengan tekstur fabric yang sangat kuat dan tersedia dalam dua pilihan warna abstrak yang mengesankan. Bahkan kini, MBtech juga telah menghadirkan produk baru istimewa yakni MBtech Premium. Dengan varian perdana Carrera, tampil mewah dan elegan dengan tekstur nappa yang merupakan grade tertinggi dari genuine leather sehingga menghasilkan kualitas bahan yang mewah.

Juga dilengkapi dengan formula anti-microbial yang efektif dalam menanggulangi serangan bakteri dan jamur yang merusak, sehingga mampu menjaga tampilan furnitur menjadi tidak mudah rusak, tahan lama, nyaman serta selalu terjaga kebersihannya setiap saat. Semakin mudah untuk menghadirkan tampilan interior idaman.